##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Wirman Hati Hulu
Sukaaro Waruwu
Meiman Hidayat Waruwu
Eliagus Telaumbanua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resistensi pegawai dalam penerapan disiplin kerja pada Kantor Kecamatan Mazo Kabupaten Nias Selatan. Resistensi pegawai merupakan tantangan besar dalam upaya meningkatkan disiplin kerja di lingkungan pemerintahan yang dapat menghambat produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 6 informan yang terdiri dari Camat, Sekretaris Camat, Kepala Seksi, pegawai administrasi, dan tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi pegawai dalam meningkatkan disiplin kerja bukan merupakan penolakan mutlak, melainkan lebih disebabkan oleh faktor adaptasi terhadap perubahan budaya kerja. Faktor-faktor penyebab resistensi meliputi kebiasaan lama yang sulit diubah, kurangnya komunikasi efektif antara pimpinan dan pegawai, lemahnya sistem pengawasan dan sanksi, kekhawatiran pegawai terhadap dampak ekonomi, serta kurangnya motivasi dan kejelasan pembagian tugas. Resistensi ini berdampak pada kualitas pelayanan publik dimana masyarakat mengapresiasi keramahan pegawai namun masih mengkritik keterlambatan dan kurangnya konsistensi layanan. Untuk mengatasi resistensi, diperlukan pendekatan menyeluruh melalui kepemimpinan yang konsisten dan memberikan keteladanan, komunikasi dua arah yang efektif, pelibatan aktif pegawai dalam pengambilan keputusan, sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan, serta evaluasi kinerja yang adil dan transparan. Dengan pendekatan yang bijak dan komitmen bersama dari seluruh komponen organisasi, transformasi menuju budaya kerja yang lebih disiplin dan produktif sangat mungkin terwujud untuk meningkatkan kinerja internal organisasi dan kualitas pelayanan publik.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Hulu, W. H., Waruwu, S., Waruwu, M. H., & Telaumbanua, E. (2025). Analisis Resistensi Pegawai Dalam Penerapan Disiplin Kerja Pada Kantor Kecamatan Mazo Kabupaten Nias Selatan. ProBisnis : Jurnal Manajemen, 16(4), 968–977. Retrieved from https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1090
References
Alimudin, A. (2017). Peran Sistem Manajemen Kinerja, Kompetensi Pegawai dan Promosi Jabatan dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 13(3), 155. https://doi.org/10.21067/jem.v13i3.2023
Armenakis, A. A., Harris, S. G., & Mossholder, K. W. (2018). Creating readiness for organizational change. Human Relations, 46, 681–703.
Basri, S. K., & Rauf, R. (2021). Pengaruh semangat kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. YUME: Journal of Management, 4(1), 104–105.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif (H. Sazali, Ed.; 1st ed.). Wal ashri Publishing.
Hasibuan, M. S. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Heidrachman, R., & Husnan, S. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. BPFE.
Here, A. F. N. M., Hamid, V. S., & Manafe, D. (2024). Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Pengawasan Dan Lingkungan Kerja Dimediasi Oleh Motivasi Dan Disiplin Kerja. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 8(2), 657–676.
Hofstede, G. (2020). Dimensionalizing Cultures: The Hofstede Model in Context. The Hofstede Model in Context, 2, 1–26.
Lubis, R., & Susilawati, E. (2024). Hubungan Motivasi, Kesejahteraan, dan Produktivitas Kerja Pegawai. Jurnal Psikologi Industri Dan Organisasi, 9(1), 77–88.
Luthans, F., Luthans, B. C., & Luthans, K. W. (2021). Organizational Behavior: an evidenced based approach.
Mangkunegara, A. P. (2017). Evaluasi Kinerja SDM. Cetakan Ketujuh. Penerbit PT Refika Aditama.
Meiland, A., Malik, I., & Tahir, N. (2024). Produktivitas Kerja Pegawai Pemerintah Desa Di Kabupaten Barru. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik, 5(3), 470–482. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kimap/index
Nasution, A. (2018). Resistensi dalam Organisasi: Teori dan Praktik. Alfabeta.
Northouse, P. G. (2021). Leadership: Theory and Practice (9th ed.).
Pertiwi, R., & Yanti, D. (2024). Peran Semangat Kerja dan Motivasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 145–156.
Rita Fiantika, F., Wasil, M., & Jumiyati, S. (2022). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF. PT. Global Eksekutif Teknologi. www.globaleksekutifteknologi.co.id
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Perilaku Organisasi (16th ed.). Salemba Empat.
Rofiqoh, I., & Zulhawati. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatis Dan Campuran. Pustaka Pelajar.
Sangapan, L. H., Carlos, G. J., & Manurung, A. H. (2025). Pengaruh Disiplin Kerja, Inovasi Karyawan, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan. JMPIS : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(2), 974–984. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i2
Santoso, H. (2018). Resistensi dalam Perspektif Psikologi Sosial. LKiS.
Soekanto, S. (2020). Penelitian Ilmiah: Pendekatan dan Metode. Penerbit PT RajaGrafindo Persada.
Suigiyono, S. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-10). Pustaka Ilmu.
Susetyowati, S. S., Amin, M. A., Mufti, D., & Sartika, S. (2024). Pengaruh keterlibatan kerja dan semangat kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Lensa Ilmiah: Jurnal Manajemen Dan Sumberdaya, 3(1), 25–32. https://doi.org/10.54371/jms.v3i1.304
Tarsan, F. (2019). Perlawanan dalam Organisasi dan Kehidupan Sosial. Gramedia.