Pengaruh Beban Kerja Dan Kelelahan Kerja Terhadap Employee Turnover Intention Dengan Supervisory Support Sebagai Variabel Moderasi
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap turnover intention, serta menguji peran supervisory support sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian adalah seluruh karyawan lapangan di PLTU Tanjung Jati B Unit 5 & 6 yang berjumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda dan uji interaksi moderasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Demikian pula, kelelahan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi beban dan kelelahan kerja yang dirasakan karyawan, semakin besar kecenderungan untuk mengundurkan diri. Supervisory support terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja terhadap turnover intention. Dukungan dari atasan mampu melemahkan dampak negatif kedua variabel tersebut. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan untuk mengelola beban dan kelelahan kerja secara sistematis serta mengoptimalkan fungsi supervisor sebagai pendukung psikologis dan operasional karyawan. Dukungan supervisor terbukti menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas tenaga kerja di lingkungan kerja yang menuntut secara fisik dan mental.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Ardiyanti, Y. (2019). Dampak Kelelahan Kerja terhadap Turnover Intention di Industri Manufaktur. Jurnal Manajemen Bisnis, 9(1), 66–74.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512. https://doi.org/10.1037//0021-9010.86.3.499
Handoyo, S. (2018). Psikologi Industri dan Organisasi. Pustaka Pelajar.
Hasibuan, M. S. P., & Lubis, S. H. (2020). Pengaruh Beban Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 8(1), 14–24.
Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of Resources. The American Psychological Association, 44(3), 513–524.
Jeikawati, Sari, D. P., Suprihatini, S., Faradila, & Arifin, S. (2023). Gambaran Burnout Syndrome pada Tenaga Kesehatan di RSUD Kota Palangka Raya: Description of Burnout Syndrome in Health Workers in Palangka Raya City Hospital. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 5(2), 351–357. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v5i2.5180
Kain, J., & Jex, S. (2010). Karasek’s (1979) Job Demandscontrol Model: A Summary Of Current Issues and Recommendations For Future Research. Research in Occupational Stress and Well Being, 8, 237–268. https://doi.org/10.1108/s1479-3555(2010)0000008009
Kurniawaty, D., Pramudito, H., & Hartini, S. (2021). Workload and turnover intention in the energy industry: Empirical evidence. Management Science Letters, 11(4), 1137–1144.
Nugroho, R. H., & Setiawan, A. (2023). Moderating effect of supervisory support on work fatigue and turnover intention. International Journal of Human Resource Studies, 13(1), 47–59.
Permatasari, I., & Hidayat, F. (2023). Pengaruh Beban Kerja terhadap Turnover Intention dengan Kompensasi sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 7(1), 102–115.
Prabowo, Y., Hakim, L., & Rahmawati, T. (2022). Workload and turnover intention in energy companies. Journal of Organizational Behavior, 11(3), 200–212.
Prasetya, R., Adityo, D. W., & Ramadani, N. (2022). Kelelahan Emosional sebagai Faktor Penentu Turnover Intention. Jurnal Psikologi Industri, 14(2), 215–227.
Rahmawati, N., & Susilo, A. (2021). Supervisory support as a moderator in the link between burnout and turnover. Journal of Human Capital Development, 4(1), 1–11.
Rivai, V. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Rajawali Pers.
Santosa, B., & Indrawati, L. (2020). Work fatigue and employee retention in energy sector. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 8(2), 151–162.
Widodo, S., & Kartika, Y. (2021). Longitudinal study on burnout and turnover among power plant workers. Energy Workforce Journal, 6(4), 55–68.