##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Restu Kartika Amelia
Ety Nurhayaty

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap pola konsumsi masyarakat, khususnya generasi Z. Salah satu tren yang semakin marak adalah meningkatnya pembelian impulsif terhadap produk kecantikan, termasuk skincare Neogen. Strategi pemasaran menggunakan Brand Ambassador dan munculnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dinilai berperan dalam mendorong perilaku konsumtif Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Ambassador dan FOMO terhadap pembelian impulsif produk Neogen. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner secara online menggunakan teknik purposive sampling pada 100 responden. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,401, nilai thitung 4,214 > ttabel 1,98472, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. FOMO juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,328, nilai thitung 3,831 > ttabel 1,98472, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan dengan Fhitung 72,716 > Ftabel 3,09. Nilai R² sebesar 0,600 menunjukkan bahwa 60% pembelian impulsif dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Amelia, R. K., & Nurhayaty, E. (2025). Pengaruh Brand Ambassador dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Pembelian Impulsif Produk Neogen di Kalangan Gen Z. ProBisnis : Jurnal Manajemen, 16(4), 757–766. Retrieved from https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1056
References
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26 (A. H. S, Ed.; Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Mubarak, M. F., Basalamah, S., & Perdana, A. H. (2024). Pengaruh Digital Marketing, Brand Image, Dan Influencer Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z di Kota Makassar. In YUME : Journal of Management (Vol. 7, Issue 1). www.statista.co
Pangkaca, N., Rejeki, A., & Sholichah, I. F. (2021). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Pembelian Impulsif Belanja Online Pada Karyawan Departemen Store. Jurnal Indonesia Sosial Sains, Vol.2, 1179. http://jiss.publikasiindonesia.id/
Putri, R. A., & Kresnawati, M. A. (2023). Brand Ambassador Sebagai Strategi Marketing Tokopedia Melalui Selebriti Korea Selatan Tahun 2021 (Studi Kasus: Tokopedia Dengan Blackpink). Journal Publicuho, 6(1), 318–342. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i1.130
Rizki Noor Annisa, C., & Maulina, F. (2021). Penilaian Persepsi Aspek Lingkungan Pada Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Provinsi Aceh dengan Method Of Successive Interval (MSI). Journal of The Civil Engineering Student, 3(2), 120–126. https://doi.org/10.24815/journalces.v3i2.13688
Rofiudin, M., Shabry, M., & Juniarsa, N. (2022). Pengaruh Harga Dan Fitur Layanan Terhadap Minat Beli Konsumen Tokopedia Pasca Covid 19 Di Malang Raya. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(2), 2022. jurnal.stkippgritulungagung.ac.id
Setyani, A. H., & Azhari, M. Z. (2021). Pengaruh Korean Wave Dan Ulasan Online Terhadap Minat Beli Produk Skin Care Korea Selatan. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA, Vol.4, 68–69. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/1057
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif (Sutopo, Ed.; Edisi Kedua). Bandung: ALFABETA.
Syafaah, N., & Santoso, I. H. (2022). Fear of Missing Out dan Korean Wave : Implikasinya pada Keputusan Pembelian Kosmetik asal Korea. Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, Vol.5, 407. https://inobis.org/ojs/index.php/jurnal-inobis/article/view/239