https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/issue/feedProBisnis : Jurnal Manajemen2026-06-29T02:55:31+00:00JONHARIONOjonharyono25@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>ProBisnis : Jurnal Manajemen</strong>, is a <strong>Economics, Management and Business Technology</strong> published since 2022 by Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultan JONHARIONO. <strong>ProBisnis : Jurnal Manajemen</strong> published 6<strong> times a year (February, April, June, August, October, December)</strong>, Each issue consists of a minimum of 5 articles, the scope of this journal is <strong>Economics, Management, Acounting, finance and Business</strong>.</p> <h3 style="text-align: justify;">Online Submissions</h3> <p style="text-align: justify;">Already have a Username/Password for <strong>ProBisnis : Jurnal Manajemen?</strong><br /><a class="action" href="https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/login">GO TO LOGIN</a></p> <p style="text-align: justify;">Need a Username/Password?<br /><a class="action" href="https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/user/register">GO TO REGISTRATION</a></p> <p style="text-align: justify;">Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexing:</strong></p> <table class="hover"> <tbody> <tr> <td><a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&view_op=list_works&gmla=AHoSzlX18HyZzTR-BA9qU4vLCKP0isXkbtwDoF3jIo3lTOuVNiQvrRJA0p3GFrFGuNJJsFMfLxclT39a6_wOrvsTPGe58EXlVmVFQkCWmGaNZOkJhue3dKKgyw&user=BWvXFqMAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> <td><a href="https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a></td> <td><a href="https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis">Copernicus</a></td> </tr> </tbody> </table>https://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1519Pengaruh Penggunaan Dompet Digital dan Customer Experience Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Generasi Z Pengguna E-Wallet Dana Di Kota Bandung2026-05-19T17:03:08+00:00Yudi Limbar Yasikyudiyasik@utb-univ.ac.idMelsa Ulfie Wahyudiantymelsaulfie@utb-univ.ac.idMuhammad Fauzanfauzanojen11@gmail.comNur Arumi Azwa Rahadianarumiazwa2130@gmail.comMuhammad Abizar Alghifariabidzaralghifai05@gmail.comRina Indrayanirina@utb-univ.ac.id<p>Inovasi dalam dunia finansial telah memicu transformasi dalam perilaku belanja, terutama di kalangan generasi Z yang sangat familiar dengan dompet digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara penggunaan dompet digital dan Customer Experience terhadap perilaku konsumtif generasi Z Pengguna (e-wallet) DANA di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Pearson, regresi linier sederhana dan regresi linier berganda menggunakan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara dompet digital, Customer Experience, dan perilaku konsumtif (r > 0,90; p < 0,01). Analisis regresi menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, penggunaan dompet digital DANA dan Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif. Model regresi memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 92,2% yang menunjukkan kemampuan prediktif yang tinggi. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa kemudahan akses dan pengalaman pengguna yang positif dalam penggunaan dompet digital secara signifikan mendorong perilaku konsumtif generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman perilaku konsumen digital serta menjadi acuan bagi pengembang aplikasi dan pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang tepat sasaran.</p>2026-05-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1553Peran Pemasaran Media Sosial Dalam Meningkatkan Minat Konsumen: Studi Di Headbreu Mataram2026-05-29T03:37:11+00:00Muhammad Ervandin Mislanmervandin@gmail.comM, Ilhamuddinmervandin@gmail.com<p>Perkembangan media sosial saat ini menjadi salah satu sarana pemasaran yang banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha, termasuk usaha kafe, dalam menarik minat konsumen untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial dalam meningkatkan minat konsumen serta strategi media sosial yang digunakan dalam menarik minat konsumen untuk berkunjung ke Headbreu Mataram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perilaku konsumen dari Engel, Blackwell, dan Miniard yang menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan konsumen melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan kebutuhan (<em>need recognition</em>), pencarian informasi (<em>information search</em>), dan keputusan pembelian (<em>purchase decision</em>). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran yang cukup signifikan dalam meningkatkan minat konsumen untuk berkunjung ke Headbreu Mataram. Media sosial berperan sebagai sarana untuk memperkenalkan kafe kepada konsumen, sebagai sumber informasi mengenai menu dan suasana kafe, serta sebagai penguat dalam proses pengambilan keputusan konsumen untuk berkunjung. Selain itu, strategi media sosial yang diterapkan oleh Headbreu Mataram meliputi penyajian konten visual yang menarik, interaksi aktif dengan konsumen melalui media sosial, serta pelaksanaan promosi dan event yang dipublikasikan melalui media sosial. Strategi tersebut terbukti mampu menarik perhatian konsumen serta meningkatkan ketertarikan mereka untuk berkunjung ke Headbreu Mataram.dan perkembangan UMKM Hayang Jajan di era digital.</p>2026-06-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1528Budaya Organisasi, Kompensasi, dan Komitmen Organisasional: Peran Mediasi Kepuasan Kerja pada Sektor Publik2026-04-23T14:18:55+00:00Muhammad Solihinmuhammadsolihinbm25@gmail.comMahmud Mahmudmuhammadsolihinbm25@gmail.comFahrul Mauzumuhammadsolihinbm25@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan kompensasi terhadap komitmen organisasional di sektor publik, dengan menguji kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Dinamika birokrasi pemerintahan yang kaku menuntut pendekatan yang berbeda dibandingkan sektor swasta dalam mempertahankan loyalitas aparaturnya. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui metode sensus terhadap seluruh 77 pegawai pada badan pengelola keuangan dan aset daerah di Kabupaten Dompu. Analisis data dilakukan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Hasil pengujian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif secara langsung terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional. Sebaliknya, kompensasi terbukti tidak memiliki pengaruh langsung yang bermakna terhadap komitmen organisasional, namun memengaruhi kepuasan kerja secara kuat. Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja berperan sebagai mediator penuh pada hubungan antara kompensasi dan komitmen, namun tidak memediasi hubungan antara budaya organisasi dan komitmen. Kesimpulannya, komitmen aparatur di sektor publik secara langsung dibentuk oleh kekuatan norma budaya instansi, sementara kompensasi membutuhkan pemenuhan rasa kepuasan kerja sebagai perantara psikologis untuk dapat mengikat loyalitas pegawai secara kokoh.</p>2026-06-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1577Application of Environmental, Social, and Governance (ESG) Principles as Dynamic Capabilities: A Case Study of PT Mustika Ratu Tbk2026-06-19T13:22:26+00:00Rahma Muti’ahr.muthea5@gmail.comMulkan Ritongamulkanritonga@ulb.ac.idNurintan Asyiah Siregarnurintanasyiahsiregar@ulb.ac.id<p>This study aims to analyze the implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) principles at PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) as a dynamic capability that builds a resilient, responsible, and sustainable financial system. Using a qualitative approach with a single case study design, secondary data were collected through library research on 19 international journal articles (2025–2026) and documentation study of annual reports, sustainability reports, press releases, and national media coverage for the 2023–2026 period. Deductive thematic content analysis was conducted by classifying empirical evidence into the ESG principle framework: dynamic materiality, stakeholder orientation, long-term value creation, transparency and accountability; along with E, S, G dimensions; implementation instruments; key actors; and impacts. The results show that MRAT consistently actualizes the four main ESG principles through programs such as mangrove planting, Women Empowerment Conference, Jamunomic Ecosystem, and ISO 9001 and ISO 14001 certifications. The governance dimension (G) proves to be the foundation enabling the effectiveness of environmental (E) and social (S) dimensions. Policy, market, internal governance, and digital instruments are integrated synergistically, with digital transformation acting as a mediator of performance improvement. The five key actors (management, investors, regulators, employees/partners, consumers/public) work harmoniously to create a virtuous circle of ESG reinforcement. The impacts include economic resilience, reduction of environmental and social risks, inclusive growth, and tangible contribution to intergenerational welfare. This study contributes to ESG literature in the context of local wisdom-based family firms in developing countries and provides a best practice model for similar companies.</p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1568Pengaruh Digital Marketing dan Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung di Pantai Nanga To’i Desa Lasi Kab. Dompu NTB 2026-06-13T04:04:36+00:00Rosa Yuliatirosayuliati15@gmail.comFani Fitrianifanifitriani1987@gmail.com<p>Pariwisata merupakan sektor industri kreatif yang memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara nasional maupun daerah. Pantai Nanga To’i di desa lasi, Kabupaten Dompu, hadir sebagai salah satu <em>hidden gem</em> yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Pantai ini terkenal dengan hamparan pasir putih yang lembut, air laut yang jernih, serta panorama matahari terbenam yang menakjubkan dengan latar belakang megah Gunung Tambora yang memberikan nilai tambah tersendiri sebagai destinasi yang menyuguhkan perpaduan antara ekosistem pantai dan muara. Namun, potensi besar ini belum diimbangi dengan tingkat kunjungan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>digital marketing</em> dan daya tarik wisata, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat berkunjung di Pantai Nanga To’i Desa Lasi, Kabupaten Dompu, NTB. Menggunakan metode kuantitaif dengan pendekatan asosiatif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 65 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>Non-Probability Sampling</em> dengan metode <em>purposive sampling. </em>Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan skala likert selanjutnya dianalisis menggunakan <em>software</em> SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial <em>Digital Marketing</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung di Pantai Nanga To’i desa lasi kab. Dompu NTB, Daya Tarik Wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung di Pantai Nanga To’i desa lasi kab. Dompu NTB dan secara bersama-sama (simultan) <em>Digital</em> <em>Marketing</em> dan Daya tarik Wisata terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung di Pantai Nanga To’i desa lasi kab. Dompu NTB. Temuan ini, menegaskan bahwa pentingnya <em>digital marketing</em> dan daya tarik wisata dalam menarik minat wisatawan untuk berkunjung pada suatu destinasi. </p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1541Determination Of Development Inequality Between Regions On The Island Of Sumatra2026-05-20T14:51:43+00:00M. Khaikal Andeskikhaikal.andeski@gmail.comZulgani Zulganikhaikal.andeski@gmail.comPutri Intan Surikhaikal.andeski@gmail.com<p>This study aims to analyze the condition and influence of urban hierarchy, road density, and the Human Development Index (HDI) on economic development inequality among regions in Sumatra Island during the period 2019–2024. Development inequality in Sumatra remains considerably high, as reflected by the significant disparities in economic growth rates, infrastructure quality, and human resource quality across provinces. This study employs secondary panel data from ten provinces in Sumatra, analyzed using panel data regression. Based on the Chow Test and Hausman Test, the Fixed Effect Model (FEM) was selected as the most appropriate model. The results indicate that partially, only the urban hierarchy variable has a positive and significant effect on economic development inequality, suggesting that the better and more structured the urban hierarchy of a province, the more evenly distributed its economic activities tend to be across regions. Meanwhile, road density and HDI do not show significant partial effects. Simultaneously, all independent variables together have a significant effect on economic development inequality, with the model demonstrating a very high ability to explain the variation in inequality across provinces. This study recommends the development of new growth centers beyond major cities, more equitable road infrastructure development toward remote areas, and the acceleration of human resource quality improvement in provinces with low HDI.</p>2026-06-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1559Pengaruh Emotional Intelegence (EI) dan Self Efficacy terhadap Employee Retention: Studi Kasus Karyawan di Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Lamongan2026-06-02T05:58:11+00:00Ahmad Maulana Bin KhoiriAm087854269303@gmail.comMoh. Heru Budi Santosoherubudi@unisla.ac.id<p>This study aims to analyze the influence of emotional intelligence and self-efficacy on employee retention among employees at savings and loan cooperatives in Lamongan Regency. This research is motivated by the importance of retaining employees as organizational assets in facing increasingly complex business environments and competition. The research approach used is quantitative, grounded in Social Exchange Theory (SET), which explains that employee retention is formed through positive reciprocal relationships between employees and the organization. The study population was all employees at savings and loan cooperatives in Lamongan Regency, while the sample size was 93 respondents selected using a specific sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results of the study show that emotional intelligence has a positive and significant effect on employee retention, indicating that employees' ability to recognize, manage, and utilize emotions effectively can increase their desire to remain with the organization. Meanwhile, self-efficacy did not have a positive effect on employee retention, indicating that an individual's belief in their abilities is not necessarily the primary factor determining an employee's decision to remain with the organization. However, emotional intelligence and self-efficacy simultaneously had a positive and significant effect on employee retention, so that the two variables together can explain variation in employee retention.</p>2026-06-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1551Pengaruh Struktur Modal dan Tingkat Kesehatan Bank terhadap Pertumbuhan Laba Di BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar Tahun 2020-20242026-05-29T06:20:58+00:00Syawal Syawal Syawal11@gmail.comTuahman Sipayung togasehatsihite@gmail.comToga Sehat Sihitetogasehatsihite@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan tingkat kesehatan bank terhadap pertumbuhan laba pada BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar periode 2020–2024. Struktur modal diproksikan dengan <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), sedangkan tingkat kesehatan bank diproksikan dengan <em>Non Performing Loan</em> (NPL). Data yang digunakan merupakan data sekunder berbasis triwulanan yang diperoleh dari laporan keuangan yang dipublikasikan melalui website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan jumlah observasi sebanyak 20 data. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, struktur modal (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan tingkat kesehatan bank (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Namun, karena NPL merupakan indikator yang bersifat berlawanan arah terhadap kesehatan bank, maka hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat kesehatan bank akan meningkatkan pertumbuhan laba. Secara simultan, struktur modal dan tingkat kesehatan bank berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan struktur modal yang optimal serta pengendalian risiko pembiayaan yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan pertumbuhan laba pada bank syariah.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1366Pengaruh Promosi Penjualan dan Kemampuan Manajerial Terhadap Kinerja Pemasaran Pada UMKM di Panyabungan2025-12-15T07:01:39+00:00Maripah Riana Lubismarifahriana491@gmail.comRangga Restu Prayogomarifahriana491@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Promosi Penjualan Dan Kemampuan Manajerial terhadap Kinerja Pemasaran Umkm di Panyabungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dan sampel yang digunakan dalam Penelitian ini adalah 77 unit UMKM di bidang kaos/pakaian dan alat musik di wilayah Panyabungan Mandailing Natal dengan metode sampling yang digunakan adalah non-Probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan Software SPSS versi 26. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi Linear Berrganda, dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian ini mengungkapkan temuan-temuan utama yang menegaskan pengaruh positif promosi penjualan dan kemampuan manajerial terhadap kinerja pemasaran. Secara deskriptif, variabel kinerja pemasaran (Y) menunjukkan persepsi positif secara keseluruhan dengan nilai rata-rata indikator berkisar antara 3,87 hingga 4,09 pada skala Likert, yang mencerminkan pencapaian optimal dalam volume penjualan (rata-rata 3,87–4,00), pertumbuhan pelanggan (rata-rata 3,90–4,00), dan keunggulan bersaing (rata-rata hingga 4,09).</p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1530Pengaruh Kepatuhan Pajak dan Literasi Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kecamatan Dompu2026-04-26T11:53:57+00:00Ninik Tri Winasisninokajah@gmail.comMahmud Mahmudninokajah@gmail.comFahrul Mauzuninokajah@gmail.com<p>This study aims to analyze the influence of tax compliance and financial literacy on the financial performance of MSMEs in Dompu District. This research method applies a quantitative approach with a causal associative descriptive design. The population in this study includes all MSME actors operating in the Dompu District area as many as 1,291 by 2025. The determination of the sample of this study used the Slovin Formula with a margin of error of 10% so that a sample of 93 MSMEs was obtained in the Dompu District area. Data analysis was carried out through multiple linear regression models to test the influence of independent variables on dependent variables partially or simultaneously. The results of the study show that partially tax compliance has a positive and significant effect on the financial performance of MSMEs and the financial literacy variable has a positive and significant effect on the financial performance of MSMEs. Meanwhile, simultaneously, the variables of tax compliance and financial literacy have a positive and significant effect on the financial performance of MSMEs in Dompu District.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1536Integrasi Tantangan dan Strategi Digitalisasi Pelayanan Publik: Kajian Literatur2026-05-27T05:14:36+00:00Irsad Munawirirsad_munawir@fisip.unsri.ac.idPandu Pamungkaspandupamungkas@fisip.unsri.ac.idRindy Putri Hapsaririndyputrihapsari@fisip.unsri.ac.id<p>Digital transformation in public service delivery has become a strategic agenda in Indonesia, yet its implementation continues to face complex challenges. This study aims to comprehensively identify and integrate the challenges and strategies of public service digitalization. A library research method with descriptive comparative analysis was applied to scientific literature, regulations, and policy reports from 2022-2026. The findings reveal four primary challenges: the digital infrastructure gap between urban and rural areas, low digital competency among civil servants (ASN) coupled with high vendor dependency, regulatory fragmentation generating inter agency digital silos, and low digital literacy among vulnerable groups. Strategies developed in response include strengthening SPBE policy, building human resource capacity through National Digital Literacy Movement, fostering multi stakeholder collaboration through regional platform innovations, and implementing community based inclusive digital education. The integration framework indicates that regulatory fragmentation is the root cause determining the effectiveness of all other dimensions. This study concludes that a fundamental paradigm shift from output oriented to outcome oriented approaches, supported by holistic, adaptive, and cross sectoral strategies, is essential for effective and inclusive digitalization.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1532Peran Promosi Jabatan Dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Studi Kasus pada SMK Jayanegara Mojokerto)2026-05-24T02:54:33+00:00Rifki Suwajirifki@stieyapan.ac.idMoh. Gufronufron@stieyapan.ac.idBayu Romadon2494202007@ummad.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya promosi jabatan sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja guru di pendidikan vokasi. Penelitian menggunakan grand theory Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan teori motivasi Herzberg yang menjelaskan bahwa promosi jabatan dapat meningkatkan motivasi, profesionalisme, dan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran promosi jabatan dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Jayanegara Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan mix method dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian terdiri atas 20 guru yang dijadikan responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap wali kelas, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan ketua BKK. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson dengan bantuan SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan sangat kuat antara promosi jabatan dan kinerja guru dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,999 dan signifikansi <0,001. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa promosi jabatan memberikan kontribusi sebesar 99,8% terhadap peningkatan kinerja guru. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa promosi jabatan mampu meningkatkan motivasi kerja, disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme guru. Dengan demikian, promosi jabatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Jayanegara Mojokerto.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1537Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kinerja Karyawan2026-05-24T02:52:30+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan@gmail.comMoch. Avif Chilmi Yahyachilmiyahya20@gmail.com<p>Transformasi revolusi industri 4.0 dan kemajuan perkembangan digital, berbagai sektor di Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam sistem operasional, komunikasi, serta model bisnis yang semakin berbasis teknologi informasi. Tranformasi teknologi digital sudah mentransformasi struktur kerja organisasi di Indonesia, oleh karena itu memerlukan karyawan untuk menguasai literasi digital yang memadai guna menjaga kinerja mereka. Tujuan studi ini guna mengeksplorasi dampak literasi digital pada performa karyawan pada berbagai sektor organisasi di Indonesia. Pendekatan studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan studi kepustakaan atau <em>literature review</em>. Data dikumpulkan dengan pencarian publikasi nasional yang relevan serta diterbitkan dalam lima tahun terakhir pada basis data jurnal akademik terpercaya. Hasil analisis mengindikasikan jika literasi digital memberikan dampak pada kinerja karyawan secara positif dan signifikan. Karyawan yang memiliki tingkat literasi digital tinggi dapat mudah beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan produktivitas dalam pelaksanaan tugas, dan berkolaborasi secara efektif melalui alat digital. Temuan tersebut mengonfirmasi literasi digital merupakan aset penting yang memperkokoh keunggulan kompetitif organisasi, sesuai dengan pandangan <em>Resource-Based View</em> dan <em>Human Capital Theory</em>. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya kegiatan pembinaan literasi digital yang sistematis dan kontinu sebagai bagian dari perencanaan administrasi kepegawaian di era transformasi digital.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1538Pengaruh Persepsi Harga dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Indomie Goreng pada Masyarakat Kelurahan Simpasai-Dompu2026-05-19T09:36:14+00:00Nurul Fitratul Ramdaninurulfitratul05@gmail.comM. Ikhwan MansyuriM.ikhwanmansyuri@stieyapisdompu.ac.idRisca Ariska Ramadhanriscaariskaramadhan@stieyapisdompu.ac.id<p>This study was conducted to analyze the influence of price perception and brand image on purchasing decisions of Indomie Goreng products among the people of Simpasai Village. This study applied a quantitative method, with data collection techniques comprising observation, documentation, and questionnaire distribution. The sample consisted of 100 respondents selected using the incidental sampling technique. Data analysis was carried out through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination testing using the SPSS application. The results showed that price perception partially had a positive and significant effect on purchasing decisions with a significance value of 0.043 < 0.05. Brand image also partially had a positive and significant effect on purchasing decisions with a significance value of 0.000 < 0.05. Simultaneously, price perception and brand image significantly influenced purchasing decisions. The coefficient of determination ($R^2$) was 0.169 or 16.9%, while the remaining 83.1% was explained by other variables outside this study</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1539Analisis Komparasi Strategi Manajemen antara PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk Menggunakan BCG Matriks2026-05-24T02:41:12+00:00Fanny Kristin Tantyah Sitompulfanny.kristints@gmail.com<p>Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan strategi manajemen PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi di Indonesia melalui pendekatan Boston Consulting Group Matrix. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan dengan mengukur tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif pada setiap divisi bisnis untuk menentukan posisi bisnis ke dalam kategori Star, Cash Cow, Question Mark, dan Dog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk memiliki kondisi bisnis yang lebih stabil karena sebagian besar divisinya berada pada kategori Cash Cow dan didukung satu divisi kategori Star yang berpotensi mendorong pertumbuhan perusahaan. Sebaliknya, PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk lebih banyak berada pada kategori Question Mark, yang menunjukkan adanya peluang pertumbuhan namun belum didukung oleh penguasaan pasar yang kuat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk lebih berorientasi mempertahankan keunggulan kompetitif dan optimalisasi profitabilitas, sedangkan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk berfokus pada peningkatan daya saing dan perluasan pangsa pasar. Perbedaan posisi bisnis tersebut memengaruhi strategi perusahaan dalam menghadapi transformasi digital dan dinamika persaingan industri telekomunikasi.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1542Analisis Peran Komite Medik dalam Peningkatan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng2026-05-22T07:02:07+00:00Eka Mei Lastutiekameystieieu@gmail.comNerys Lourensius L Tariganekameystieieu@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Komite Medik dalam peningkatan mutu pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan deskriptif kualitatif didukung data kuantitatif dari 10 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komite Medik berperan penting melalui pelaksanaan kredensial, audit medis, dan pembinaan profesi tenaga medis. Namun, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan waktu, dan belum optimalnya program pembinaan profesi. Kesimpulannya, peran Komite Medik telah berjalan cukup baik namun masih memerlukan optimalisasi melalui penguatan monitoring mutu klinis dan pembinaan tenaga medis secara berkelanjutan.</p>2026-06-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1543Peran Mediasi Customer Satisfaction Dalam Hubungan Antara Brand Image dan Customer Loyalty dengan Brand Love Sebagai Variabel Moderasi2026-06-08T13:22:16+00:00Howardi Visza Adhahowardi.visza@gmail.comWiry Utamiwiryutami@bunghatta.ac.id<p>This study aims to analyse the effect of brand image on customer loyalty with customer satisfaction as a mediating variable. In addition, this study also examines the role of a moderating variable in strengthening the relationship with customer loyalty. The research was conducted on coffee shop customers using a quantitative approach through the distribution of questionnaires to respondents who had purchased and experienced consuming products at the research object. The research data were analysed using the Structural Equation Modelling (SEM) method based on Partial Least Square (PLS). The results of the study indicate that brand image does not directly affect customer loyalty. These findings suggest that customer loyalty is not solely formed by brand image, but is also influenced by the experiences and satisfaction perceived by customers. On the other hand, brand image was proven to have a positive effect on customer satisfaction. This indicates that the better the company’s brand image, the higher the level of customer satisfaction. The study also found that customer satisfaction has a positive effect on customer loyalty, meaning that satisfied customers tend to have the intention to repurchase and maintain relationships with the company. Furthermore, customer satisfaction was proven to mediate the relationship between brand image and customer loyalty. However, the moderating variable used in this study was unable to provide a significant effect on customer loyalty. This study implies that companies need to focus more on improving customer satisfaction as the main strategy for building sustainable customer loyalty.</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1520Analisis Keseimbangan Pasar Digital Menggunakan Model Nonlinear Permintaan dan Penawaran2026-04-18T16:12:37+00:00Alya Viecho Pratistaalyaviecho06@icloud.comAlya Meivaalyameiva98@gmail.comLuthfiyah Zahrahluthfi99060207@gmail.comAmanda Putri Naailasyifaamandaputri02020202@gmail.comHana Gracehanagrace0327@gmail.comKayla Adeliakaylaadelia312@gmail.com<p>Perkembangan pasar digital telah menciptakan dinamika ekonomi yang kompleks, terutama dalam mekanisme pembentukan harga yang tidak lagi bersifat linear seperti pada pasar konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan pasar digital menggunakan model nonlinear pada fungsi permintaan dan penawaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai teori ekonomi dan matematika dari para ahli seperti Mankiw, Samuelson, Varian, dan Chiang. Hasil analisis menunjukkan bahwa fungsi permintaan (Qd = a - bP + cP²) dan penawaran (Qs = d + eP + fP²) menghasilkan persamaan kuadrat yang memungkinkan adanya lebih dari satu titik keseimbangan harga. Hal ini mencerminkan bahwa pasar digital bersifat dinamis, tidak stabil, dan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti teknologi, tren, serta perilaku konsumen. Pendekatan nonlinear terbukti lebih relevan dibandingkan model linear dalam menjelaskan realitas pasar digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa model matematika nonlinear mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan adaptif terhadap fluktuasi keseimbangan pasar digital.</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1548Pengaruh Kepercayaan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Bloods yang Dimediasi E-WOM (Studi: Konsumen Bloods KabupatenTasikmalaya)2026-05-27T02:08:00+00:00Sahrul Muhamad Paujanmuhamadsahrul128@gmail.comArdhiansyah Ardhiansyahmuhamadsahrul128@gmail.comRina Madyasarimuhamadsahrul128@gmail.comAditia Abdurachmanmuhamadsahrul128@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e<em>lectronic word of mouth </em>sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian produk lokal Bloods pada <em>marketplace</em> Shopee. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner Google Form kepada konsumen Bloods di Kabupaten Tasikmalaya yang pernah melakukan pembelian melalui Shopee. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden berdasarkan rumus cochcran. Analisis data dilakukan menggunakan <em>Structural Equation Modeling-Partial Least Square</em> (SEM-PLS) dengan <em>software</em> SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,510 dan p-value 0,000. kepercayaan konsumen juga berpengaruh positif terhadap <em>electronic word of mouth</em> dengan koefisien sebesar 0,681 dan p-value 0,000. Selanjutnya, <em>electronic word of mouth </em>berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,311 dan p-value 0,008. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa <em>electronic word of mouth</em> mampu memediasi hubungan antara kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian dengan nilai <em>indirect effect</em> sebesar 0,212 dan p-value 0,013. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital melalui ulasan dan rekomendasi <em>online</em> memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk lokal <em>fashion</em>.</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1564Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Manufaktur2026-06-13T13:15:53+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan@gmail.comAhmad Alfan Al Azizialfanalazizi564@gmail.comRahayu Mardikaningsihrahayu.mardikaningsih@gmail.com<p>Sektor industri yang kompetitif mengharuskan perusahaan mengembangkan kinerja karyawan agar mampu mencapai target organisasi secara optimal. Namun, tingginya tuntutan, beban, dan tekanan pekerjaan seiring waktu menyebabkan timbulnya stres kerja pada karyawan sehingga mengganggu proses produksi dan produktivitas karyawan, khususnya pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak stres kerja yang dialami karyawan terhadap kinerjanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui penelusuran berbagai artikel dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja karyawan, baik secara positif maupun negatif, bergantung pada tingkat stres yang dialami. Kondisi ini berdampak pada keberlangsungan operasional perusahaan. Secara teoretis, hubungan tersebut dapat dijelaskan melalui teori perilaku organisasi yang menyatakan bahwa tekanan kerja dapat memengaruhi kondisi psikologis, motivasi, serta proses penyelesaian pekerjaan. Permasalahan tersebut mendorong perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif melalui pengaturan beban kerja, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta dukungan manajerial sehingga kinerja karyawan dapat meningkat secara optimal.</p>2026-06-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1545Pengaruh Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Perusahaan Jasa 2026-06-05T21:28:58+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan@gmail.comMuhammad Zarkasih Nurzarkasihnur73@gmail.comRahayu Mahardikaningsihrahayumahardikaningsih@gmail.com<p>Fenomena tingginya <em>turnover</em> karyawan pada sektor jasa di Indonesia pasca pandemi menjadi isu penting dalam manajemen sumber daya manusia. Salah satu faktor yang banyak dikaitkan dengan kondisi tersebut adalah persepsi ketidakpuasan terhadap sistem kompensasi yang diterima karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bukti empiris terkini dampak kompensasi pada kepuasan kerja. Jenis studi ini ialah studi literatur sistematis dengan merujuk pada panduan PRISMA 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi artikel ilmiah rentang publikasi 2020-2024, menghasilkan sepuluh artikel jurnal empiris kuantitatif yang relevan dengan perusahaan jasa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik dan sintesis naratif untuk mengelompokkan serta menarik kesimpulan dari temuan-temuan penelitian terdahulu. Hasil sintesis menunjukkan bahwa mayoritas studi (8 dari 10 artikel) menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kompensasi dan kepuasan kerja. Kompensasi juga berperan sebagai faktor hygiene yang berkontribusi dalam menurunkan <em>turnover </em>serta mendukung terbentuknya motivasi kerja. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat berperan sebagai variabel mediasi yang menghubungkan kompensasi dengan penurunan <em>turnover intention</em> dan peningkatan retensi karyawan. Namun demikian, terdapat temuan yang tidak konsisten pada sebagian kecil studi yang menunjukkan pengaruh tidak signifikan bahkan negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan antara kompensasi dan kepuasan kerja bersifat kontingen, di mana faktor non-finansial seperti beban kerja, kondisi lingkungan kerja, serta kualitas komunikasi organisasi dapat memengaruhi kuat-lemahnya hubungan tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompensasi merupakan faktor penting dalam pembentukan kepuasan kerja karyawan pada sektor jasa, namun efektivitasnya akan lebih optimal apabila diintegrasikan dengan faktor organisasi lainnya yang bersifat non-finansial.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1549Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Dompu2026-05-25T15:55:54+00:00Ryan Febriantoryanfebriann1602@gmail.comMahmud Mahmudryanfebriann1602@gmail.comHermansyah Hermansyahryanfebriann1602@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan destinasi wisata unggulan dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Dompu. Meskipun volume kunjungan wisatawan di destinasi utama seperti Pantai Lakey dan Gunung Tambora tinggi, kontribusinya terhadap PAD belum optimal akibat kelemahan manajerial dan sistem retribusi manual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alat analisis Matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata Kabupaten Dompu berada pada Kuadran II (Strategi Diversifikasi) dengan skor internal (IFAS) sebesar 2,45 dan eksternal (EFAS) sebesar 2,90. Hal ini mengindikasikan bahwa besarnya peluang eksternal masih tertahan oleh kelemahan internal birokrasi dan rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah menerapkan reformasi tata kelola internal melalui digitalisasi sistem pemungutan (e-ticketing) dan mendiversifikasi sumber pendapatan dari sektor turunan guna menekan kebocoran fiskal secara berkelanjutan.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1550Analisis Tantangan dan Strategi Adaptasi Digital Marketing pada UMKM Street Food Baru (Studi Kasus: UMKM Hayang Jajam di Surakarta)2026-05-27T03:27:30+00:00Putri Tesalonikaputrioktaliatesalonika@gmail.comBasuki Nugrohoputrioktaliatesalonika@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi adaptasi digital marketing pada UMKM kuliner baru street food dalam era digital dengan studi kasus pada UMKM Hayang Jajan di Surakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan pemasaran berbasis digital guna mempertahankan dan mengembangkan usahanya di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada november 2025 sampai april 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen UMKM Hayang Jajan. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Hayang Jajan menerapkan beberapa strategi adaptasi digital marketing, seperti penggunaan Instagram, WhatsApp Business, TikTok, dan ShopeeFood sebagai media promosi dan penjualan. Strategi tersebut membantu usaha dalam meningkatkan jangkauan pasar, membangun brand awareness, serta meningkatkan jumlah pesanan dan omzet penjualan. Faktor pendukung dalam penerapan digital marketing meliputi lokasi usaha yang strategis, tingginya penggunaan media sosial oleh mahasiswa, serta kemudahan akses platform digital. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, persaingan usaha yang tinggi, serta perubahan tren digital yang cepat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi adaptasi digital marketing memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan UMKM Hayang Jajan di era digital.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1558Pengaruh Brand Image Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Skincare Lokal 2026-06-01T14:03:52+00:00Rizky Aprilia Andinda Putriapriliarizky763@gmail.comDidit Dermawan dr.diditdarmawan@gmail.com<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Perkembangan industri perawatan kulit lokal di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terlihat cukup signifikan, sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perawatan dan kesehatan kulit. Situasi ini turut memperketat persaingan antar merek, baik lokal maupun impor, sehingga pelaku usaha tidak hanya dituntut menawarkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu membangun hubungan jangka panjang dengan konsumennya. Penelitian ini fokus untuk melihat bagaimana citra merek mempengaruhi loyalitas pelanggan pada produk perawatan kulit lokal di Indonesia dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, serta penelitian terdahulu yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui proses penelaahan dan penggabungan temuan dari sejumlah penelitian untuk memahami keterkaitan antara citra merek dan loyalitas pelanggan. Hasil kajian menunjukkan bahwa citra merek cenderung memberikan dampak positif terhadap loyalitas pelanggan, baik secara langsung maupun melalui beberapa faktor pendukung seperti kepuasan pelanggan, kualitas produk, tingkat kepercayaan, gaya hidup konsumen, serta strategi komunikasi pemasaran. Citra merek yang baik tidak hanya membentuk persepsi positif terhadap kualitas produk, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan emosional konsumen terhadap merek skincare lokal. Di sisi lain, citra merek juga memiliki peran penting dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah ketatnya persaingan industri. Dengan demikian, penguatan citra merek menjadi salah satu kunci dalam menjaga loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.</span></span></p> <p> </p> <p> </p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1555Potensi Pengembangan Agrowisata Berbasis Komunitas (Community Based Tourism) sebagai Penggerak Ekonomi Lokal di Dusun Pancasila, Desa Tambora2026-06-01T05:29:25+00:00Devi Putri Pratamadevidompu342@gmail.comYeye Suhaetyyeyesuhaety@stieyapisdompu.ac.idHermansyah Hermansyahhermansyah@stieyapisdompu.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrowisata berbasis komunitas (<em>Community Based Tourism</em>) sebagai penggerak ekonomi lokal di Dusun Pancasila Desa Tambora. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri atas pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, pelaku agrowisata, tokoh masyarakat, karang taruna, dan wisatawan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dusun Pancasila memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata berbasis komunitas yang didukung oleh keberadaan perkebunan kopi, kebun durian, serta wisata pendakian Gunung Tambora. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata tergolong tinggi melalui kegiatan promosi, pengembangan produk lokal, dan keterlibatan dalam pelayanan wisata. Pengembangan agrowisata berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, pengembangannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi yang belum stabil, serta keterbatasan modal dan kapasitas pengelolaan wisata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah melalui peningkatan infrastruktur, pelatihan, dan penguatan kapasitas masyarakat guna mendukung pengembangan agrowisata yang berkelanjutan.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1561Analisis Pengaruh Digital Marketing dan Komunikasi terhadap Brand Awareness Produk Tisu Montiss di Media Sosial Tik Tok2026-06-04T09:45:02+00:00Laela Trisnawatiellayogya89@gmail.comYuyun Wahyuniellayogya89@gmail.com<p>Penelitian ini mengeksplorasi dampak digital marketing dan komunikasi terhadap <em>brand awareness</em> produk tisu Montiss di platform media sosial TikTok. Perkembangan teknologi digital yang cepat telah mengubah cara konsumsi, namun, kurangnya efektivitas digital marketing di kalangan kelompok ini menyebabkan produk tisu Montiss menjadi kurang dikenal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan komunikasi terhadap brand awareness. Sampel terdiri dari 133 peserta, yang meliputi mahasiswa, pelajar, dan orang lainnya yang aktif menggunakan teknologi digital serta memiliki akun TikTok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa baik digital marketing maupun komunikasi memiliki dampak yang signifikan terhadap <em>brand awareness</em> produk tisu Montiss di media sosial TikTok, dengan model penelitian dapat menjelaskan 60,5% variasi. Hasil ini memberikan pemahaman tentang bagaimana peningkatan digital arketing dan komunikasi dapat meningkatkan brand awareness di platform media sosial TikTok. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik mengenai digital marketing dan komunikasi dalam konteks <em>brand awareness</em> produk tisu Montiss di media sosial TikTok.</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1562Pengaruh Flash Sale dan Promo Gratis Ongkos Kirim terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare pada Shopee (Studi pada Mahasiswa STIE Yapis Dompu)2026-06-04T10:44:25+00:00Marfuatun Marfuatunmarfuatundompu@gmail.comYeye Suhaetyarfuatundompu@gmail.comAsmawati Asmawatimarfuatundompu@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh flash sale serta promo gratis ongkos kirim terhadap keputusan pembelian produk <em>skincare</em> di aplikasi Shopee, dengan fokus studi pada mahasiswa STIE Yapis Dompu. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa/i aktif STIE Yapis Dompu sejumlah 930 mahasiswa (prodi manajemen sejumlah 706 dan Akuntansi 224), dengan penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin pada tingkat presisi 0,1 sehingga didapatkan minimal sampel dengan jumlah 90 mahasiswa. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara <em>parsial</em> variabel <em>flash sale</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05 dan variabel promo gratis ongkos kirim berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,002 < 0,05. Sedangkan hasil uji <em>simultan</em> menunjukan bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05, maka variabel <em>flash sale</em> dan promo gratis ongkos kirim berpengaruh positif dan signifikan terhdapa keputusan pembelian produk <em>skincare</em> pada aplikasi shopee studi kasus mahasiswa STIE Yapis Dompu.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1569Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan pada UMKM Kuliner di Purbalingga2026-06-13T13:05:44+00:00Deatara Hana Pratiwiaisdeatara@gmail.comAstohar Astoharaisdeatara@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pada UMKM sektor kuliner di Kabupaten Purbalingga. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Purbalingga, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Hasil uji F menghasilkan nilai F hitung sebesar 50,552 yang lebih besar dari F tabel 2,70, sehingga model regresi dinyatakan layak digunakan. Berdasarkan analisis regresi berganda dapat dibentuk persamaan regresi sebagai berikut; Y = -2,309 + 0,388X1 + 0,731X2 + 0,067X3 + e. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, sedangkan sistem pengendalian internal tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (<em>Adjusted</em> R²) sebesar 47,5% menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal mampu menjelaskan variasi kualitas laporan keuangan sebesar 47,5%, sedangkan sisanya 52,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Pelaku UMKM kuliner di Purbalingga perlu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kualitas laporan keuangan. Peneliti selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain serta mengkaji kembali sistem pengendalian internal dengan pendekatan yang berbeda agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1563Implementasi Promosi, Daya Tarik dan Brand Image terhadap Loyalitas Pelanggan di Margi Coffee2026-06-06T15:32:51+00:00Revalina Jeanne Allenrevalinaallen@gmail.comAdhita Maharani Dewirevalinaallen@gmail.com<p>This study aims to examine how promotions, attractiveness, and brand image influence customer loyalty at Margi Coffee, both individually and collectively. The research subjects in this study are individuals who have visited or purchased products at Margi Coffee. The data used in this study are quantitative, with SPSS 25 serving as the data analysis tool. The sample size consists of 50 respondents. Data collection was conducted using a questionnaire distributed to respondents via Google Forms. The data were analyzed using multiple linear regression analysis. The sampling technique employed was purposive sampling. The dependent variable in this study is customer loyalty, while the dependent variables consist of Promotion, Attractiveness, and Brand Image. The results of the study indicate that simultaneously, all variable – promotion, attractiveness, and brand image – significantly influence purchase satisfaction. Partially, the Attractiveness variable has a positive and significant effect on customer loyalty. Meanwhile, the Promotion and Brand Image variables do not have a significant effect on purchasing decisions when analyzed partially.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1592Analisis Biaya Volume Laba Pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan2026-06-25T15:11:55+00:00Antonya Rumondang Sinagaantonya@apps.ipb.ac.idNadira Naira Zahranadiranairazahra@apps.ipb.ac.idMuhammad Fatih Fauzan Azhimmuhammadfatihfauzan@apps.ipb.ac.idNabilah Ratu Zahrahnabilahratuzahrah@apps.ipb.ac.idFaldiena Marcelitafaldiena.m@apps.ipb.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan menggunakan metode Cost Volume Profit (CVP). Penelitian dilakukan pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan yang berlokasi di Kota Bogor dengan menggunakan pendekatan mixed methods yang didominasi metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Analisis yang dilakukan meliputi perhitungan biaya variabel, biaya tetap, contribution margin, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total contribution margin usaha sebesar Rp118.485.200 mampu menutupi total biaya tetap sebesar Rp50.607.083 sehingga usaha memperoleh laba operasional yang baik. Produk kebab ayam memberikan contribution margin terbesar sebesar Rp55.046.400 karena memiliki volume penjualan tertinggi dan biaya variabel yang relatif rendah. Produk kebab sapi juga memberikan kontribusi laba yang cukup besar meskipun memiliki biaya bahan baku lebih tinggi, sedangkan produk kebab kambing memiliki contribution margin paling rendah akibat tingginya biaya variabel dan rendahnya volume penjualan. Hasil analisis Break Even Point menunjukkan seluruh produk telah melampaui titik impas sehingga usaha berada dalam kondisi menguntungkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian biaya produksi dan peningkatan volume penjualan menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas dan mendukung keberlanjutan usaha Kebab Palestina Uncle Hasan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1534Manajemen Sumber Daya Manusia Digital dan Ketangguhan Organisasi: Peran Mediasi SDM Berkelanjutan pada Ekonomi Berkembang2026-05-13T08:24:02+00:00Aprizal Haris Sinagaaprizalharissinaga08@gmail.comIlhamsyah Siregaradmin@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen sumber daya manusia (SDM) digital terhadap ketangguhan organisasi dengan mengeksplorasi peran mediasi praktik SDM berkelanjutan. Meskipun transformasi digital dan keberlanjutan dalam SDM telah menjadi isu krusial secara terpisah, mekanisme yang menghubungkan keduanya dalam konteks ekonomi berkembang masih kurang dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei lintas-seksi (cross-sectional). Data dikumpulkan dari 312 manajer dan profesional SDM di perusahaan manufaktur dan jasa di Indonesia menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketangguhan organisasi (β = 0,412; p < 0,01). SDM berkelanjutan terbukti memediasi hubungan tersebut secara parsial (β = 0,218; p < 0,05). Konteks ekonomi berkembang memoderasi kekuatan hubungan ini, dengan perusahaan yang memiliki tingkat digitalisasi tinggi menunjukkan ketangguhan yang lebih kuat selama periode ketidakpastian. Temuan ini memberikan panduan strategis bagi para manajer SDM dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan praktik SDM yang berkelanjutan untuk membangun ketangguhan organisasi. Perusahaan di negara berkembang perlu berinvestasi secara simultan pada infrastruktur digital dan kapabilitas manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan mengusulkan dan menguji model terintegrasi yang menghubungkan SDM digital, SDM berkelanjutan, dan ketangguhan organisasi sebuah nexus yang belum banyak diteliti dalam literatur, khususnya dalam konteks ekonomi berkembang seperti Indonesia.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1594Pengaruh Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Karyawan Rumah Sakit2026-06-24T15:19:00+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan1@gmail.comNadia Danish Ara Darmokodr.diditdarmawan@gmail.comRahayu Mardikaningsihdr.diditdarmawan@gmail.com<p>Di rumah sakit, pengalaman kerja sering dianggap sebagai salah satu penentu kinerja karena pekerjaan di dalamnya menuntut ketepatan dan keputusan yang tidak bisa selalu bergantung pada prosedur saja. Namun, ketika dilihat dari berbagai penelitian, hasilnya tidak selalu sama dan masih menyisakan perbedaan. Kajian ini dilakukan untuk melihat kembali bagaimana pengalaman kerja berhubungan dengan kinerja karyawan rumah sakit jika dirangkum dari banyak penelitian sebelumnya. Kajian ini menggunakan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Sumber yang dianalisis adalah penelitian kuantitatif lima tahun terakhir yang membahas hubungan pengalaman kerja dan kinerja di rumah sakit. Setiap hasil penelitian dibaca dan dibandingkan untuk melihat kecenderungan yang muncul, bukan hanya hasil akhirnya. Dari berbagai studi tersebut, pola yang paling sering muncul adalah pengalaman kerja cenderung diikuti oleh kinerja yang lebih baik. Karyawan yang lebih berpengalaman biasanya bekerja lebih stabil, lebih cepat memahami situasi kerja, dan lebih tepat dalam mengambil keputusan. Meski begitu, ada juga kondisi ketika pengalaman tidak banyak berpengaruh, terutama saat faktor lain seperti motivasi, kompetensi, dan dukungan lingkungan kerja tidak berjalan baik. Kesimpulannya, pengalaman kerja memang punya peran dalam kinerja karyawan rumah sakit, tetapi pengaruhnya tidak berdiri sendiri dan selalu terkait dengan kondisi kerja di sekitarnya.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1595Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kemampuan Pengambilan Keputusan SDM terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan2026-06-24T15:23:43+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan1@gmail.comNadia Danish Ara Darmokonadiadone.ish@gmail.comSyifa’us Shuduriyanadiadone.ish@gmail.com<p>Penelitian ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan merupakan elemen strategis yang perlu diintegrasikan guna mencapai kinerja organisasi yang optimal. Penelitian ini menerapkan pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) untuk mensintesis temuan empiris terkait pengaruh gaya kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan terhadap efektivitas kinerja karyawan pada periode 2015–2025 dengan data bersumber dari publikasi terindeks dan <em>peer-reviewed,</em> seperti Google Scholar, Garuda, dan DOAJ berdasar kriteria relevansi dan kualitas publikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian terdahulu menemukan hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan yang efektif serta kemampuan pengambilan keputusan yang baik dengan peningkatan efektivitas kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang komunikatif, adaptif, dan partisipatif berkontribusi signifikan dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi hasil. Penelitian ini diharap dapat menjadi dasar konseptual bagi organisasi dalam merancang strategi pengembangan kepemimpinan dan pengambilan keputusan untuk memperkuat kinerja SDM secara berkelanjutan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1575Analisis Hubungan Biaya, Volume Penjualan, dan Laba untuk Mendukung Keputusan Manajemen2026-06-17T17:09:57+00:00Dian Hutagalungdian.hutagalung@student.uhn.a.idRegina Lubisregina.lubis@student.uhn.ac.idDiana Tobingdiana.tobing@student.uhn.ac.idElizabeth Nainggolanelizabeth.nainggolan@student.uhn.ac.idHamonangan Siallaganmonangsiallagan@gmail.com<p>Hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba menjadi salah satu informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk memahami hasil usaha yang dicapai sekaligus menentukan arah kebijakan yang akan diambil. Perubahan biaya maupun volume penjualan sering kali memengaruhi tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan sehingga diperlukan analisis yang mampu menjelaskan keterkaitan di antara ketiga komponen tersebut. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis hubungan biaya, volume penjualan, dan laba serta menjelaskan kontribusinya dalam mendukung keputusan manajemen. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi dokumentasi dan studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber yang membahas biaya, volume penjualan, laba, serta analisis cost volume profit. Analisis dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa perubahan biaya dan volume penjualan memiliki keterkaitan terhadap pencapaian laba perusahaan. Peningkatan penjualan berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi ketika perusahaan mampu menjaga penggunaan biaya secara efektif.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1585Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Loyalitas Nasabah pada Jasa Travel2026-06-26T11:49:50+00:00Didit Darmawanlailulfirdaus03@gmail.comLailul Fuadah Firdauslailulfirdaus03@gmail.com<p>Increasing competition in the travel service industry drives companies to continuously improve service quality in an effort to maintain customer loyalty. This research was conducted to examine the relationship between service quality and customer loyalty in the travel service sector. This study utilizes a literature review approach with a qualitative method that analyzes 10 national scientific articles from the 2020–2025 period, focusing on the link between service quality and customer loyalty through the roles of satisfaction and trust.The results of the analysis indicate that service quality plays a vital role in shaping customer loyalty, both directly and indirectly through customer satisfaction and trust. Satisfaction is formed when the service provided meets or exceeds customer expectations, while trust becomes a factor that strengthens the long-term relationship between customers and the company. Service quality dimensions such as reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles are the most influential aspects in shaping customer perceptions of travel services.Consequently, customer loyalty is influenced not only by the experience of using the service but also by how customers evaluate the overall service quality. This study confirms that consistently improving service quality is a key factor in maintaining customer loyalty in the travel service industry.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1582Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Desa Montong Terep Lombok Tengah)2026-06-19T11:32:28+00:00Ifan Irmawan2203010023@universitasbumigora.ac.idMakiah Makiahmakiah28@universitasbumigora.ac.idEga dwi putri Marsawandiega_dwv@universitasbumigora.ac.idIka Yulianaika_yuliana@universitasbumigora.ac.idBaiq Nadia NirwanaNadia@universitasbumigora.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai aparatur Desa Montong Terep, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja pegawai aparatur desa yang ditandai dengan rendahnya tingkat kedisiplinan, tingginya tingkat ketidakhadiran pegawai, serta belum optimalnya peran kepemimpinan dalam mengelola dan mengawasi pegawai. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 35 orang pegawai aparatur Desa Montong Terep, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur desa. Motivasi kerja juga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur desa. Secara simultan, kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, peningkatan kedisiplinan, pengawasan, dan kualitas kepemimpinan perlu ditingkatkan guna mendukung kinerja aparatur desa secara optimal.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1567Pengaruh Kepemimpinan Spiritual dan Spiritualitas di Tempat Kerja Terhadap OCB 2026-06-11T13:21:30+00:00Ibnu Rusyd Makhfudziibnuhunter@gmail.comMakiah Makiahibnuhunter@gmail.comEga Dwi Putri Marsawandiibnuhunter@gmail.comIka Yulianaibnuhunter@gmail.comBaiq Nadia Nirwanaibnuhunter@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam mendukung efektivitas kerja ustadz dan ustadzah di Pondok Pesantren Nurul Haramain. Perilaku OCB diduga dipengaruhi oleh kepemimpinan spiritual dan spiritualitas di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan spiritual dan spiritualitas di tempat kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Nurul Haramain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 111 ustadz dan ustadzah dengan sampel sebanyak 87 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB dengan nilai t hitung -0,422 dan signifikansi 0,674. Sebaliknya, spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai t hitung 9,785 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai F hitung 69,828 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,615 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan OCB sebesar 61,5%, sedangkan 38,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1587Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan melalui Work Engagement 2026-06-20T14:37:56+00:00Sely Yastatiselyyastati.22051@mhs.unesa.ac.idRiedel Paulus Jacobisselyyastati.22051@mhs.unesa.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan work life balance terhadap kinerja karyawan melalui work engagement sebagai variabel mediasi pada CV. Pasific Harvest. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 50 karyawan dari Divisi SDM, Finance, dan Marketing. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan work life balance berpengaruh positif serta signifikan terhadap work engagement dan kinerja karyawan. Selain itu, work engagement juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa work engagement mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan, serta memediasi pengaruh work life balance terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasi bahwa peningkatan work engagement menjadi faktor penting dalam memperkuat kinerja karyawan dalam perusahaan. </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1588Strategi Marketing Public Relations pada Produk Kecantikan dan Perawatan Tubuh (Skincare dan Haircare) di Kalangan Mahasiswa: Studi Kasus di Yogyakarta2026-06-21T04:48:27+00:00Chintia Sari Yusrianachintia.sy@gmail.com<p>Produk kecantikan dan perawatan tubuh, khususnya skincare dan haircare, menjadi bagian penting dari pola konsumsi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya membeli produk berdasarkan fungsi, tetapi juga berdasarkan kepercayaan, citra merek, ulasan konsumen, rekomendasi influencer, keamanan produk, dan kesesuaian harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Marketing Public Relations pada produk kecantikan dan perawatan tubuh di kalangan mahasiswa di Yogyakarta. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Yogyakarta yang menggunakan atau pernah membeli produk skincare dan haircare. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi konten digital, dan dokumentasi promosi merek. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Marketing Public Relations pada produk skincare dan haircare perlu diarahkan pada tiga strategi utama, yaitu pull strategy, push strategy, dan pass strategy. Pull strategy dilakukan melalui konten edukatif, ulasan produk, beauty influencer, dan kampanye digital. Push strategy dilakukan melalui potongan harga, sampel produk, promosi e-commerce, bundling, dan campus ambassador. Pass strategy dilakukan melalui kegiatan komunitas, beauty class, sponsorship acara mahasiswa, kampanye keamanan produk, dan edukasi cek izin edar BPOM. Strategi yang paling relevan bagi mahasiswa adalah strategi yang membangun kepercayaan, transparansi, dan kedekatan emosional tanpa klaim berlebihan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1586Pengaruh Kepercayaan Nasabah terhadap Kepuasan Nasabah pada Layanan syariah2026-06-29T02:55:31+00:00Didit Darmawanisdaslidiyah@gmail.comIis Maulidiyahisdaslidiyah@gmail.comRahayu Mardikaningsihrahayumardikaningsih@gmail.com<p>Kepercayaan memiliki pengaruh yang kuat dan positif terhadap kepuasan pelanggan di lembaga keuangan yang berbasis Islam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa semakin besar kepercayaan konsumen terhadap kepatuhan pada prinsip Syariah dan integritas lembaga, semakin tinggi pula kepuasan yang dirasakan oleh mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis mendalam mengenai pengaruh kepercayaan konsumen terhadap kepuasan dalam layanan yang dikelola berdasarkan prinsip Islam, serta untuk mengevaluasi seberapa besar peranan kepercayaan dalam meningkatkan tingkat kepuasan tersebut. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kajian literatur sistematis, yang mengedepankan pengumpulan, evaluasi, dan integrasi hasil-hasil riset sebelumnya dari berbagai jurnal, baik nasional maupun internasional, yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Proses analisis melibatkan identifikasi artikel, penilaian kualitas sumber, dan ringkasan temuan untuk menyusun pola hubungan di antara berbagai variabel. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan oleh lembaga layanan syariah dalam usaha mereka untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Lembaga keuangan yang berlandaskan syariah harus membangun hubungan yang kuat dengan nasabah melalui peningkatan transparansi, konsistensi dalam pelayanan, serta penerapan prinsip-prinsip syariah secara optimal dalam setiap aspek layanan mereka.</p>2026-07-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemenhttps://ejournal.joninstitute.org/index.php/ProBisnis/article/view/1581What Drives Human-Centered Leadership? Personal Excellence and Collaborative Excellence with AI Usage2026-06-18T16:02:07+00:00Muhammad Rakha Ardizzamuhammad.ardizza001@binus.ac.idRevin Davian Rangkutirevin.rangkuti@binus.ac.idMaria Grace Herlinaherlina01@binus.edu<p>Human-centered leadership has become a term established due to increasing concern on organizations that need to balance technological improvement while maintain the importance of human values. This study investigates whether religiosity may serve as a source that is being mediated through personal excellence and collaborative excellence with AI usage as moderating variable. Data were collected from 400 employees across organizational levels in Indonesia, data were analyzed using PLS-SEM through SmartPLS 4.0. The result of this study shows that Religiosity positively strengthens both Personal Excellence (PE) and Collaborative Excellence (CE), which each contribute significantly to the establishment of Human-Centered Leadership (HCL). PE and CE also becomes mediators in this study, meaning that religiosity operates through how individuals develop and express excellence rather than acting on leadership directly. However, AI usage moderated none of these paths. The relationship between excellence and Human-Centered Leadership remains regardless of AI integration level. It provides important insight that AI influence operational efficiency rather than humanistic leadership qualities. These findings also shows that spiritual values may influence the personal and relational excellence that Human-Centered Leadership demands. AI functions as an operational tool, not a substitute of its human factor.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ProBisnis : Jurnal Manajemen