Produksi Padi Pada Kelompok Tani Rubang di Buntok-Asam Kecamatan Dusun Selatan Tahun 2025
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan untuk produksi padi dalam satu kali musim tanam pada kelompok tani Rubang Kec. Dusun Selatan tahun 2025 dan menganalisa besarnya produksi yang dihasilkan atas biaya produksi yang dikeluarkan dalam satu kali musim tanam pada kelompok tani Rubang Kec Dusun Selatan tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan biaya yang dikeluarkan untuk produksi padi dalam satu kali musim tanam pada kelompok tani Rubang adalah sebesar Rp.91.886.000;. Hasil produksi padi yang di dapatkan kelompok tani Rubang atas biaya produksi yang di keluakan adalah sebanyak 25.684 kg gabah. Target kelompok tani Rubang tidak tercapai, hal ini di sebabkan karena terjadinya banjir pada bulan Maret dan April yang menyebabkan padi tidak bisa tumbuh maksimal karena terendam air. Kemudian ada serangan hama jenis wereng yang menimbulkan kerusakan pada tanaman padi. Penerimaan usaha tani yang di peroleh kelompok tani Rubang adalah sebesar Rp.154.104.000;. Pendapatan usaha tani sebesar Rp.62.218.000; dan hasil usaha per hektar kelompok tani Rubang sebesar Rp.17.254.597;. Kelompok tani yang memiliki keuntungan tertinggi adalah kelompok tani Makmur dengan pendapatan bersih/hasil usaha sebanyak Rp.11.563.000; dari luas lahan 2,5 hektar.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Ali, Hasan.2008. Marketing.Yogyakarta. Media Pressindo.
Assauri, Sofyan. 2008. Manajemen Produksi dan Operasi., Edisi Revisi. Lembaga Penerbit. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
BPS Barito Selatan. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013 Dan Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian 2013.
BPS Barito Selatan. Kecamatan Dusun Selatan Dalam Angka 2023.
Elliyana, E., Nurhaedah, N., Oktora, F. E., & Oktariswan, D. (2023). Pengaruh Financial Planning dan Managing Liability terhadap Financial Inclusion (Studi Kasus Shopee PayLater). Iqtisad: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia, 10(2), 255-270.
Hanafie, Rita. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. CVAndi Offset. Yogyakarta
Hansen & Mowen. 2006. Akuntansi Manajemen, Jakarta, Penerbit.Salemba. Empat.
Harnanto dan Zulkifli. 2003, Manajemen Biaya. Yogyakarta. UPP AMP YKPN.
Maulidah, Silvana.2012. Pengantar Manajemen Agribisnis. UB Press : Malang.
Mulyadi. 2012. Akuntansi Biaya, edisi ke-5. Cetakan Kesebelas. Yogyakarta : STIM YKPN.
Nuryanti, Sri dan Dewa K.S Swastika.2011. Peran Kelompok Tani dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Voume 29 No.20.
Pardede, Pontas, M.2003. Manajemen Operasi dan Produksi, Teori, Model dan Kebijakan. Penerbit : ANDI. Yogyakarta
Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 67 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.
Sukanto Reksohadiprodjo, Prof., Dr., Mcom dan Drs. Inriyo Gitosudarmo, Mcom, (1991), Manajemen Produksi, Edisi 4 BFE, Yogyakarta
Tjiptono, Fandy, 2008, Strategi Pemasaran, Edisi 3, ANDI : Yogyakarta.
Yudi Ariadi, Bambang – Relawati, Rahayu (2011). Sistem Agribisnis Terintegrasi Hulu-Hilir, Penerbit : Muara Indah Bandung